Outbound Kids di BHAKTI ALAM, Desa Ngembal Kabupaten Pasuruan , Outbound Games, Outbound Keluarga

Pagi itu tanggal 18 Desember 2010, sebanyak 120 siswa-siswi SD Muhammadiyah 26 surabaya, dengan sigap turun dari bus yang membawa
mereka dari sekolah mereka yang berada di daerah keputih Surabaya, di sebuah areal perbukitan dengan hawa yang cukup sejuk, daerah itu berada di sebuah kecamatan yang masih masuk kabupaten Pasuruan, yaitu kecamatan purwosari, tepatnya desa Ngembal. Ya siswa-siswi itu akan mengikuti perhelatan training singkat / Outbound Kids selama satu hari penuh untuk mengasah pengetahuan dan pengenalan mereka terhadap lingkungan hidup khususnya mengenai biota hidup dan ekosistem tanaman, dan juga outbound games untuk melatih kekompakan, kedisiplinan, dan tentunya membangun semangat kepemimpinan dan belajar mereka.

Pantia penyelenggara jauh-jauh hari yang sebelumnya mengkoordinasikanperhelatan pagi itu dengan SWOT Management Training secara khusus meminta acara outbound itu diharap bisa memuat wawasan dan pengenalan lingkungan hidup terhadap anak didik mereka, maka SWOT Management Training dengan segera mensurvei dan melacak lokasi mana yang kiranya memadahi untuk menyelenggarakan tema outbound seperti yang dikehendaki oleh client dari SD Muhammadiyah 26 ini, maka pilihan dijatuhkan oleh SWOT Team pada sebuah lokasi perkebunan yang berada di Desa Ngembal Pasuruan, perkebunan durian yang dibawah kepemilikan swasta ini di bawah naungan bendera Bhakti Alam, tidak hanya mengelola perkebunan durian semata, namun juga jenis-jenis tanaman buah lainnya, seperti melon emas, rambutan, buah naga, dan juga kelengkeng. Perkebunan yag luas hingga mencapai 20 Ha ini, membuat pemiliknya yaitu salah seorang mantan Gubernur Jatim (Imam Utomo) memutuskan peruntukan tambahan, yaitu mendirikan sarana pendidikan dan pengembangan konservasi alam, yang terdiri atas areal outbound, cottage atau bungalow, dan juga balai pertemuan.

Seperti biasa peserta dari SD Muhamadiyah 26 Surabaya yang datang pada pagi itu, ternyata tidak datang sendiri melainkan juga beserta orang tua mereka, sehingga total peserta outbound day pada pagi yang cerah itu total berjumlah 230 orang!. Acara pertama kalinya dibuka dengan sebuah apel singkat, yang berisi sambutan dan juga pembukaan secara simbolik dengan menembakkan “RPG Canon” yang telah disiapkan oleh SWOT Team, peserta yang datang sejumlah 230 secara bersama menyaksikan apel pembukaan yang demikian dahsyat itu berdecak kagum, dan sangat membangkitkan antusias mereka, tak sabar lagi baik siswa maupun orang tua siswa untuk segera menjelajahi rangkaian acara outbound yang telah dirancang dan dipersiapkan oleh SWOT Team pada hari itu.

Setelah apel singkat, SWOT Team, membagi peserta menjadi dua kelompok besar, satu kelompok besar untuk siswa, dan satu kelompok besar lainnya untuk orang tua siswa. Untuk siswa, format outbound yang diberikan adalah outbound kids, yang mana skala permainan adventure nya diberikan lebih kecil dari yang biasanya, kalau untuk fly fox ukuran biasa menggunakan rentang ukuran sling sepanjang 100 meter maka, untuk outbound kids digunakan ukuran sepanjang 30 meter saja, demikian untuk adventure games lainnya. Namun khusus pada hari itu, SWOT Team memberikan kejutan untuk SD Muhamadiyah 26, yaitu dengan memberikan sajian program outbound membajak sawah, dan “Mud Play Ground” di arena Bhakti Alam, yang memang disitu telah disediakan arena pematangan sawah yang dikhususkan untuk simulasi penanaman padi. Dan sesi acara inilah yang paling menyedot antusias, bahkan antara siswa yang saat itu lebih didominasi kelas 1 dan 2 saling berebut, “Acara ini sungguh luar biasa, anak-anak tidak lagi hanya membaca, dan melihat di tv bagaimana menanan padi itu, dan membajak sawah, benar-benar membangkitkan kecerdasan psikomotorik mereka”, ujar Yusuf Guru bagian kesiswaan. Setelah mereka usai dengan aktivitas outbound games, peserta siswa-siwi diajak keliling perkebunan dengan menggunakan kereta kancil untuk mengunjungi green house melon emas, sekaligus bisa memetik gratis dengan jumlah yang telah ditentukan oleh pengelola perkebunan Bhakti Alam, dan juga mereka turut menyaksikan proses pemerasan susu sapi dan bisa mencoba memeras susu sapi di kandang sapi peternakan yang dimiliki oleh Bhakti Alam.”Such as Wonderfull think!”


Sementara untuk orang tua mereka yang ikut mendampingi putra-putri mereka yang ber outbound ria, mereka juga menjalani aktivitas outbound, namun outbound yang difasilitasi langsung oleh SWOT Team ini, mengajak mereka untuk mempersiapkan diri mereka dalam sebuah skenario pertempuran jarak dekat alias CQB (Closed Quarter Battle)!, yang tentu saja dengan menggunakan airsoft gun yang telah disediakan oleh SWOT Team. “Wah, saya perempuan mas, mana bisa manggul senjata-senjata kayak begitu?” tanya salah seorang ibu wali murid yang menjadi peserta outbound pada hari itu. Dengan segera SWOT Team dalam briefing sectionnya, memberikan jawaban untuk menghapus keraguan pada peserta ibu wali murid tadi, “Tentu saja ibu bisa, nanti kami berikan untuk ibu jenis senjata yang tidak berat, kami memiliki jenis spring alias kokangan, yaitu tipe shotgun, ini bisa ibu bawa dan penggunaanya sangat mudah” jelas salah seorang fasilitator SWOT Team.

Sementara arena / ground untuk CQB telah disediakan oleh pengelola perkebunan Bhakti Alam, kendatipun ground yang dimiliki oleh Bhakti Alam biasa dipergunakan untuk pertempuran painball, namun pertempuran yang diadakan oleh SWOT Team hari itu benar-benar berbeda dan cukup banyak menarik atensi dari pengunjung lainnya dan juga segerombolan satpam perkebunan setempat, ditanya mengenai hal ini salah seorang satpam Bhakti Alam yang terlihat antusias menyaksikan berkata “Saya sering mas, ngeliat di sini orang-orang outbound main painball, tapi yang kali ini bener-bener beda lo mas, saya liat senjatanya aja udah bikin saya jatuh hati pengen nyoba, soalnya kayak asline e mas!, persis yang saya liat waktu pelatihan dasar security saya dulu di mabes polda jatim” sergah Yono salah seorang satpam Bhakti Alam dengan penuh ketakjuban. Wargame untuk peserta outbound walimurid ini berlangsung kurang lebih 3 jam lamanya, dan tak terasa 3 jam telah terlalui, persis bertepatan dengan kemenangan tim ibu-ibu yang berhasil merebut benteng (flag) tim bapak-bapak, Bravo untuk tim ibu-ibu!

Usai berjibaku dengan serunya baku tembak seiring letihnya bermain selama 3 jam, kelompok wali murid dipertemukan kembali dengan kelompok murid SD Muhammadiyah 26, dan acara kemudian dilanjut dengan Closing Ceremony yang tepat dengan mulai turunnya kabut putih di sore yang cukup mendung itu, namun tidak dengan raut wajah peserta outbound day SD muhammadiyah 26 sore itu yang terlihat sangat cerah, puas, dan penuh dengn semangat baru untuk memulai hari esok dengan semangat baru, semoga! (Admin)

More Info :

Contact Us,

Mr. Ali Saleh, S.Ikom

08990400730

0341 – 919 2593


shareSeriale online subtitrate

Incoming search terms:

  • bhakti alam pasuruan
  • bhakti alam
  • tempat outbound di pasuruan
  • bhakti alam ngembal
  • outbound kids
  • sd muhammadiyah 26 surabaya
  • ngembal pasuruan
  • outbond bakti alam pasuruan

Leave a Reply