Metode Pelatihan dan Pengembangan SDM

Dalam melatih dan menyusun program pelatihan sumber daya manusia yang berkualitas dan efektif, Kami first outbound mengaplikasikan berbagai macam metode yang sesuai dengan kebutuhan client. Diantara berbagai macam metode yang Kami aplikasikan merujuk kepada pendapat pakar penelitian bidang manajemen SDM, berikut Kami kutip dari berbagai sumber tentang metode pelatihan sumber daya manusia untuk pengembangan sumber daya manusia.

Fungsi Pengembangan adalah Dasar Pelatihan PSDM


Fungsi pengembangan Adalah proses peningkatan ketrampilan teknis, teoritis, konseptual, dan moral karyawan melalui pendidikan dan pelatihan. Pendidikan dan latihan yang diberikan harus sesuai dengan kebutuhan pekerjaan masa kini maupun masa depan.

1.      Pengertian Pelatihan dan Pengembangan

Penggunaan istilah pelatihan (training) dan pengembangan (development) dikemukakan oleh beberapa para ahli. Pendapat-pendapatnya  dapat  diketahui  sebagai berikut :

Dale  Yoder  menggunakan  istilah  pelatihan  untuk  pegawai  pelaksana  dan

pengawas, sedangkan istilah pengembangan ditujukan untuk pegawai tingkat manajemen.

Edwin  B.  Flippo  menggunakan  istilah  pelatihan  untuk  pegawai  pelaksana  dan pengembangan untuk tingkat pimpinan.  Istilah-istilah yang dikemukakan olehnya  adalah training operative personnel dan excecutive development.

2.      Pelatihan Karyawan

Pelatihan merupakan proses membantu para tenaga kerja untuk memperoleh efektivitas dalam pekerjaan mereka yang sekarang atau yang akan datang melalui pengembangan kebiasaan tentang pikiran, tindakan, kecakapan, pengetahuan, dan sikap yang layak. Berbagai metode dapat digunakan dalam program pelatihan. Metode pelatihan yang paling terkenal dan banyak digunakan, antara lain :

a)      Metode On The Job Training

Hampir 90% dari pengetahuan pekerjaan diperoleh melalui metode on the job training. Prosedur metode ini informal, observasi sederhana dan mudah serta praktis. Pegawai  mempelajari  pekerjaannya  dengan  mengamati  pekerja  lain  yang  sedang bekerja, dan kemudian mengobservasi perilakunya. Aspek-aspek  lain dari on  the  job training adalah  lebih  formal dalam  format. Pegawai senior memberikan contoh cara mengerjakan pekerjaan dan pegawai baru memperhatikannya. Metode ini dapat  pula  menggunakan  peta-peta,  gambar-gambar,  sample-sampel  masalah  dan  mendemonstrasikan  pekerjaan  agar  pegawai  baru  dapat memahaminya dengan jelas. Metode  ini  sangat  tepat  untuk mengajarkan  skill  yang dapat dipelajari dalam beberapa hari atau beberapa minggu. Manfaat dari metode  ini adalah  peserta  belajar dengan  perlengkapan  yang  nyata  dan  dalam  lingkungan pekerjaan atau job yang jelas.

b)      Metode Vestibule atau balai

Vestibule  adalah  suatu  ruangan  isolasi  atau  terpisah  yang  disunakan  untuk tempat pelatihan bagi pegawai baru  yang  akan menduduki  suatu pekerjaan. Metode ini merupakan metode  pelatihan yang  sangat  cocok  untuk  banyak  peserta  (pegawai baru)  yang  dilatih  dengan  jenis  pekerjaan  yang  sama  dan  dalam waktu  yang  sama. Pelaksanaan  metode  ini  biasanya  dilakukan  dalam  waktu  beberapa  hari  sampai beberapa  bulan  dengan  pengawasan  instruktur,  misalnya  pe;atihan  pekerjaan, pengetikan klerek, operator mesin.

c)      Metode Demonstrasi dan Contoh

Suatu  demonstrasi  menunjukkan  dan  merencanakan  bagaimana  suatu pekerjaan atau bagaimana  sesuatu  itu dikerjakan. Metode  ini melibatkan penguraian dan  memeragakan  sesuatu  melalui  contoh-contoh.  Metode  ini  sangat  mudah  bagi manajer  dalam  mengajarkan  pegawai  baru  mengenai aktivitas nyata melaui suatu tahap perencanaan dari “Bagaimana dan apa sebab” pegawai mengerjakan pekerjaan yang ia kerjakan. Metode ini sangat efektif, karena lebih mudah menunjukkan kepada peserta  cara  mengerjakan  suatu  tugas,  karena  dikombinasikan  dengan  alat  Bantu belajar seperti : gambar-gambar, teks materi, ceramah, diskusi.

d)     Metode Simulasi

Metode ini merupakan  suatu  situasi  atau  peristiwa  menciptakan  bentuk realitas atau imitasi dari realitas. Simulasi ini merupakan pelengkap sebagai teknik duplikat yang mendekati kondisi nyata pada pekerjaan. Metode simulasi yang popular adalah permainan bisnis (bussiness games).   Metode  ini  merupakan  metode  pelatihan yang  sangat  mahal,  tetapi  sangat bermanfaat dan diperlukan dalam pelatihan.

e)      Metode Apprenticeship

Metode ini adalah suatu cara mengembangkan ketrampilan (skill) pengrajin atau pertukangan. Metode ini tidak  mempunyai  standar  format.  Pegawai  peserta mendapatkan bimbingan umum dan dapat langsung mengerjakan pekerjaannya.

f)       Metode Ruang Kelas

Metode ini merupakan metode training yang dilakukan di dalam kelas walaupun  dapat  dilakukan  di  area  pekerjaan.  Metode  ruang  kelas  adalah  kuliah, konferensi,  studi  kasus,  bermain  peran  dan  pengajaran  berprogram  (programmed instruction).

Sumber : (http://tipsmotivasihidup.blogspot.com/2013/03/metode-pengembangan-sumber-daya-manusia.html, Diakses pada tanggal 13 september 2013. )

Dapatkan Penawaran Training Motivasi, Training Indoor, Training SDM dengan HARGA yang SESUAI BUDGET Perusahaan Anda !!!

Untuk Konsultasi, Proposal dan Presentasi, silahkan hubungi kami :

——————————————————————————————————————————

First Outbound Training

Ali Saleh :

1stoutbound@gmail.com

081 231 938 011

081 945 38 4100

08990 400 730

PIN BB : 29376C1F

Leave a Reply